Pelatihan Keserasian Berbusana Jawa Bagi Anggota PKK

Dwi S Yanie 10 Desember 2025 17:59:47 WIB

Sidoharjo (SIDA) - Pada hari Rabu tanggal 10 Desember 2025, telah diselenggarakan Pelatihan Keserasian Berbusana Jawa di Kalurahan Sidoharjo, Acara ini merupakan wujud pelestarian budaya Jawa yang semakin penting di tengah perkembangan zaman yang dilaksanakan oleh pokja III TP PKK Kalurahan Sidoharjo.

Acara dibuka dengan diisi beberapa sambutan.

Yang pertama sambutan dari Ketua TP PKK Kalurahan Sidoharjo Ibu Maryati yang menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas kehadiran dan antusiasme seluruh peserta. Beliau menekankan pentingnya melestarikan warisan leluhur, khususnya dalam hal berbusana adat Jawa yang penuh dengan filosofi dan tata krama.

Selanjutnya, Ibu Ketua TP PKK Kapanewon (Ibu Tri listiawati) turut menyampaikan apresiasi karena telah diundang dan berkesempatan hadir dalam acara yang bermakna ini. Beliau mendorong para kader PKK dan warga untuk serius mengikuti pelatihan sebagai bekal dalam berbagai kegiatan budaya dan resmi di masyarakat.

Acara inti dimulai dengan semua peserta dikumpulkan di halaman. Mereka kemudian menampilkan lagu dolanan “Bocah” berbahasa Jawa secara bergiliran per padukuhan. Penampilan ini tidak hanya dinilai dari keserasian suara, tetapi juga dari cara berbusana Jawa yang dikenakan oleh setiap peserta, meliputi kerapihan, kelengkapan, dan kesesuaian dengan pakem.

Usai penampilan, sesi pelatihan dipandu langsung oleh Bapak Sakiyo selaku narasumber. Dengan penuh kearifan, beliau menyampaikan materi tentang:

Perbedaan antara jarik gaya Ngayogyakarta (Jogja) dan Surakarta (Solo), baik dari sisi motif, corak, maupun makna filosofisnya.

Cara yang benar dalam mewiru (melipat dan mengenakan) jarik, lengkap dengan praktik langsung agar peserta memahami tekniknya dengan baik. Penjelasan beliau disampaikan dengan detail dan disertai contoh sehingga mudah dipahami oleh semua peserta.

Setelah sesi tanya jawab dan praktik yang interaktif, acara ditutup secara resmi oleh Ibu Lurah. Dalam penutupannya, beliau menyampaikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang terlibat, khususnya narasumber dan peserta. Ibu Lurah juga mengharapkan adanya tindak lanjut setelah pelatihan ini, seperti pembentukan kelompok penggemar busana Jawa atau integrasi hasil pelatihan dalam kegiatan-kegiatan resmi kalurahan, sehingga ilmu yang didapat tidak berhenti di sini namun dapat diterapkan dan disebarluaska

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung