Tradisi Selikuran di Padukuhan bengle I dan Bengle II

Dwi S Yanie 10 Maret 2026 07:40:03 WIB

Aidoharjo (SIDA) - Warga Padukuhan Bengle I dan Bengle II melaksanakan tradisi Selikuran pada bulan suci Ramadhan dengan berkumpul bersama di balai padukuhan. Kegiatan ini diikuti oleh warga masyarakat sebagai bentuk pelestarian tradisi sekaligus mempererat kebersamaan dan silaturahmi antarwarga.
Dalam pelaksanaannya, warga datang dengan membawa berbagai hidangan sederhana dari rumah masing-masing yang kemudian dikumpulkan untuk didoakan bersama. Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh masyarakat setempat, sebagai ungkapan rasa syukur serta memohon keberkahan di bulan Ramadhan, khususnya menjelang malam-malam terakhir yang penuh kemuliaan.
Tradisi Selikuran merupakan salah satu budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Jawa dan biasanya dilaksanakan pada malam ke-21 bulan Ramadhan. Selain memiliki nilai spiritual yang tinggi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial serta menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan tradisi Selikuran di Padukuhan Bengle I dan Bengle II dapat terus dilestarikan serta menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal di tengah kehidupan bermasyarakat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung